Home » Lainnya » Artikel » Exhaust Fan - Mempercepat Sirkulasi Udara di Rumah
 

Pendaftaran Agen

*note: pendaftaran agen dilayani pada hari kerja senin - jum'at jam 09.00 - 18.00

Login Form




Exhaust Fan - Mempercepat Sirkulasi Udara di Rumah

Kalau turbin ventilator digerakkan dengan angin, exhaust fan butuh energi listrik.

Turbin ventilator bisa disebut alat bantu sirkulasi udara di ruangan yang ramah lingkungan. Hanya kadang orang kurang menyukainya, karena penempatannya yang menonjol seperti jamur di atas atap, sehingga terkesan mengganggu estetika rumah. Karena itu pada rumah tinggal yang sudah sukar membuat sistem sirkulasi udara (dan cahaya) alami, orang cenderung memilih exhaust fan sebagai alat bantu.

Fungsinya serupa, menghisap udara di dalam ruang untuk dibuang ke luar, dan pada saat bersamaan menarik udara segar di luar ke dalam ruangan. Bedanya, turbin ventilator sepenuhnya digerakkan dengan angin, sedangkan exhaust fan butuh daya listrik. Selain itu turbin ventilator hanya berfungsi menarik udara di ruangan, sedangkan exhaust fan bisa menyedot dan menghembuskan udara.

Menurut Hendriek Suherman, Presiden Direktur PT KDK Indonesia, produsen  exhaust fan KDK, exhaust fan sebaiknya ditempatkan pada setiap ruang tempat beraktivitas. “Soalnya, ventilasi alami saja tidak cukup karena tergantung pada kecepatan angin,” katanya. Dengan bantuan exhaust fan, sirkulasi udara di dalam ruang bisa berjalan lebih cepat dan optimal.

“Selain itu exhaust fan juga bisa mengatur volume udara yang akan disirkulasikan pada ruang,” ujar Paulus MH, Vice GM Electric PT Maspion, produsen exhaust fan Maspion.

Sirkulasi udara berbeda

Supaya sehat setiap ruang butuh sirkulasi udara berbeda sesuai dengan fungsinya. Misalnya, ruang tidur butuh pergantian udara 2 – 4 kali per jam, kamar mandi 6 – 10 kali, dan dapur 10 – 15 kali. Untuk ruangan ber-AC, exhaust fan adalah pasangan yang saling melengkapi. Yang satu menyejukkan, yang lain mengurangi kelembaban ruangan.

Hanya AC dan exhaust fan jangan dinyalakan berbarengan, karena udara sejuk dari AC akan tersedot exhaust fan dan AC bekerja lebih berat (boros listrik). “Nyalakan exhaust fan bila sedang tidak beraktivitas di dalam ruang. Saat akan beraktivitas matikan exhaust fan dan nyalakan AC,” saran Hendriek.

Pemakaian bersamaan bisa dilakukan dalam konteks tertentu, misalnya untuk menyebarkan kesejukan udara ke ruangan lain. Katakanlah, ada dua ruangan, yang satu ber-AC yang lain tidak. “Supaya ruangan yang tidak ber-AC kecipratan udara sejuk dari ruangan ber-AC, exhaust fan dan AC bisa dinyalakan berbarengan untuk mengalirkan udara dari ruangan yang satu ke ruangan yang lain,” jelasnya.

Motor aman

Exhaust fan dipasang pada ruangan yang sirkulasi udara alaminya dianggap kurang memadai. Jadi, pemasangan merupakan upaya mekanik untuk mengoptimalkan pergantian udara di ruangan. Ada beberapa tipe exhaust fan menurut pemasangannya: yang dipasang di dinding (wall mount), jendela kaca (window mount), dan plafon (ceiling mount).

Untuk wall mount exhaust fan, bagian belakang dinding harus area terbuka untuk pembuangan udara seperti halaman. Begitu pula untuk tipe yang dipasang di jendela kaca (ketebalan 3 – 7 mm). Bila dipasang di antara ruang dalam satu ruangan besar, pastikan ada akses keluar masuk udara pada ruangan besar itu.

Sementara ceiling mount exhaust fan hanya berfungsi melepas udara dari ruangan. Pada tipe ini ada jenis ventilating fan yang dilengkapi pipa penyalur udara ke luar. Maspion misalnya, untuk tipe itu melansir produk baru yang dilengkapi lampu (fitting lamp).

Ada exhaust fan model baling-baling (propeler fan) untuk hunian, ada juga yang sirocco fan (sentrifugal seperti cara kerja baling-baling AC) untuk bangunan komersil dan industri. Hampir semua produsen melengkapi produknya dengan kisi-kisi (louver) untuk melindungi baling/kipas, dan oil cup untuk menangkap minyak yang ikut tersedot dan menempel di bodi kipas.

Motor exhaust fan dilengkapi sekring pengaman. Jadi, bila panas karena terlalu lama bekerja, motor tidak rusak tapi hanya sekringnya yang putus. Motor juga memiliki sistem pelumasan agar motor lancar berputar. Exhaust fan dinyalakan secara manual dengan menarik tali (cord operated shutter) atau elektrik (menggunakan saklar). Konsumsi listrik exhaust fan untuk rumah tinggal antara 15 – 45 watt. Amalia M Roozanty

Membeli Exhaust Fan

Umumnya produsen sudah memudahkan konsumen memilih exhaust fan sesuai ukuran ruang, dengan menyediakan tipe-tipe dengan diameter berbeda. Misalnya, exhaust fan berdiameter 8 inci untuk ruang 4 m2, 10 inci untuk ruang 8 m2, dan 12 inci untuk ruang hingga 12 m2.

Namun, ada baiknya Anda memilih exhaust fan berdasarkan kebutuhan pergantian udara dalam ruang. Untuk itu ukur luas ruang (panjang x lebar x tinggi). Misalnya dapur dengan panjang 3 m, lebar 3 m, dan tinggi 2 m atau luas 18 m2. Karena menyangkut udara di ruangan, ukuran dimensi ruang yang dipakai adalah meter per kubik.

Jadi, dimensi dapur menurut contoh di atas adalah 18 m3. Selanjutnya, kalikan ukuran ruang dengan kebutuhan pergantian udara per jam dapur, yakni 18 m3 x 13 kali pergantian udara = 234 m3. Setelah itu baru datang ke penjual dan minta exhaust fan untuk sirkulasi udara dengan volume sebesar itu atau lebih.

 

 
Copyright © 2012 - Properti99.com - Situs Jual Beli Sewa Properti. All Rights Reserved.